וַתִּדֹּ֨ר נֶ֜דֶר וַתֹּאמַ֗ר יְהוָ֨ה צְבָא֜וֹת אִם־רָאֹ֥ה תִרְאֶ֣ה ׀ בָּעֳנִ֣י אֲמָתֶ֗ךָ וּזְכַרְתַּ֙נִי֙ וְלֹֽא־תִשְׁכַּ֣ח אֶת־אֲמָתֶ֔ךָ וְנָתַתָּ֥ה לַאֲמָתְךָ֖ זֶ֣רַע אֲנָשִׁ֑ים וּנְתַתִּ֤יו לַֽיהוָה֙ כָּל־יְמֵ֣י חַיָּ֔יו וּמוֹרָ֖ה לֹא־יַעֲלֶ֥ה עַל־רֹאשֽׁוֹ׃
Lalu Hana bernazar, katanya: “Ya Yang Mahakekal semesta alam, jika Engkau sungguh-sungguh memperhatikan sengsara hamba-Mu ini, mengingat aku, dan tidak melupakan hamba-Mu ini, tetapi memberikan kepada hamba-Mu ini keturunan laki-laki, maka aku akan menyerahkannya kepada Yang Mahakekal seumur hidupnya, dan pisau cukur tidak akan menyentuh kepalanya.”
I Samuel
But Chana did not go up for she said to her husband, "When the boy will be weaned, then I will bring him, and he shall appear before Adonoy and shall remain there forever."
Numbers
Speak to Bnei Yisroel and say to them: If a man or a woman sets apart a vow, a nazirite vow, to set [himself] apart for Adonoy.